Pelaku Pembunuhan Natal Berdarah di Texas ternyata ”Sinterklas”

VOA-ISLAM – Pihak kepolisian kota Grapevine, Texas mengatakan bahwa pelaku pembunuhan terhadap 6 orang pada perayaan Natal keluarga di luar Dallas merupakan seseorang yang mengenakan pakaian Sinterklas.

Pria bersenjata tersebut mengenakan setelan Sinterklas saat melakukan penembakan yang menewaskan enam orang dan dirinya pada perayaan Natal keluarga di luar Dallas, kata polisi pada Senin (26/12/2011).

Pihak berwajib mencari petunjuk di Grapevine, pinggiran Dallas dijuluki Ibukota Natal Texas, untuk menjelaskan pembunuhan-bunuh diri pada Ahad itu, yang menewaskan tujuh orang di antara hadiah liburan.

Korban itu -empat wanita dan tiga pria berusia 15 hingga 59 tahun- ditemukan pada Ahad pagi di ruang tamu apartemen oleh polisi, yang menjawab panggilan darurat 911 tanpa suara, kata pihak berwenang.

Dua pistol ditemukan di rumah itu, kata Sersan RObert Eberling dari departemen kepolisian Grapevine, yang menyebutnya tempat kejahatan mengerikan dan kejadian terburuk kekerasan senjata dalam sejarah kota tersebut.

Eberling mengatakan para korban tampaknya baru saja membuka hadiah Natal ketika penembakan dimulai, dan tidak ada tanda-tanda masuk dengan paksa atau perjuangan.

“Dengan semua tampilan, mereka bagian dari satu keluarga,” kata Eberling. Ia menambahkan bahwa beberapa di antaranya terkait melalui perkawinan

Pembunuhan sebelumnya di kota itu terjadi pada Juni 2010.

Pihak berwenang menunggu laporan bedah mayat sebelum mengumumkan jatidiri, kemungkinan motif dan rincian tentang yang sebenarnya terjadi di dalam rumah tersebut, kata Eberling.

“Kami punya pendapat bagus tentang mereka dan kami mencoba menghubungi anggota keluarga lain, sehingga mendapat gambaran tentang yang terjadi dan mengapa,” katanya. Eberling menyatakan penembak itu mengenakan setelan Sinterklas, tapi tidak merinci.

Letnan polisi Grapevine Todd Dearing menyatakan korban berusia 15, 19, 22, 55, 56, 58 dan 59 tahun. Yang berumur 50-an adalah dua pasangan, kata Dearing. Penembaknya adalah salah satu orang tua itu, katanya.

Keadaan penembakan masih samar, tapi Eberling menyatakan tampaknya pertumpahan darah tidak terelakan dalam perayaan liburan keluarga. Polisi tidak menemukan ada yang hidup di rumah tersebut, katanya.

Dengan penduduk sekitar 46.000 orang sekitar 32 kilometer barat laut dari pusat kota Dallas, Grapevine dikenal dengan salon cicip anggurnya. Kota itudinyatakan oleh Senat negara bagian sebagai “Ibukota Natal Texas” untuk acara liburan akhir tahunnya yang melimpah.

“Ini jelas kejadian mengerikan,” kata pernyataan Walikota, William Tate, pada Ahad malam. Kenyataan bahwa itu terjadi pada Natal membuatnya lebih menyedihkan,” ia menambahkan. (arbi)