Panitia Muktamar ke-V ICMI Gagas Kota Halal

Panitia Pelaksana Muktamar ke-V Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), menggagas penyelenggaraan seminar pengembangan kota halal guna memeriahkan perhelatan akbar organisasi yang dibentuk pada 7 Oktober 1990.

Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-V ICMI, Abidin Said, Selasa (2/11) di Cibinong, Bogor, Jabar, mengemukakan, pihaknya telah menyiapkan serangkaian kegiatan guna memeriahkan perhelatan Muktamar ke-V ICMI.

“Salah satu kegiatan besar yang digagas untuk memeriahkan Muktamar ICMI, yaitu seminar pengembangan kota halal,” kata Abidin Said.

Seminar pengembangan kota halal rencananya akan dipusatkan di Ruang Rapat I Balai Kota Bogor pada 10 November mendatang.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan sejumlah pakar dan tokoh sebagai nara sumber yang merepresentasikan pengembangan konsep kota halal.

Walikota Bogor Diani Budiarto yang telah mengembangkan gagasan kota halal di Kota Bogor, akan didaulat sebagai nara sumber mewakili kategori daerah yang telah mengembangkan konsep kota halal.

Ketua Baznas yang juga Guru Besar IPB Prof Dr Didin Hafidhuddin MS akan dihadirkan sebagai nara sumber tentang “good governance” serta lingkungan halal dalam perspektif Islam.

Lukman Halim dari BPPOM, lanjut Abidin, diharapkan dapat menyampaikan paparan mengenai halal pangan.

“Pelibatan tokoh dan pakar dari berbagai latar belakang dalam seminar kota halal diharapkan dapat memberikan kekayaan referensi dalam pengembangan kota halal,” ujar Abidin Said yang juga Sekretaris Orwilsus ICMI Bogor.

Dengan begitu, sambungnya, penyelenggaraan seminar tersebut diharapkan menghasilkan pemikiran optimal berupa pengembangan konsep kota halal oleh pemerintah daerah kota maupun kabupaten se-Indonesia.

Muktamar keV ICMI rencananya akan diselenggarakan di Kota Bogor, Jawa Barat pada 4-7 Desember.

Pembukaan muktamar akan dipusatkan di Istana Bogor, sedangkan rangkaian sidang dan berbagai acara terkait dalam forum tertinggi ICMI tersebut akan dilaksanakan di IPB International Convention Center, Bogor. (ant/Fani)