Sahur Ketika Adzan Berkumandang

Pertanyaan:

Ketika sedang enak-enaknya sahur, tiba-tiba suara azan Shubuh terdengar. Apa yang harus saya lakukan?

Jawaban:

Orang yang sedang makan sahur tidak lepas dari dua keadaan:

Pertama: Jika ia sedang mengunyah makanan atau sedang meneguk air yang berada di mulutnya maka hendaknya ia meneruskannya sampai semua makanan atau air tersebut masuk ke dalam perutnya, dan tidak perlu memuntahkan makanan atau minuman keluar. Dalilnya adalah  sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إذا سمع أحدكم النداء والإناء على يده فلا يضعه حتى يقضي حاجته

” Jika diantara kamu mendengar adzan, sedang piring sedang di tangannya, maka hendaknya dia jangan meletakkannya sebelum menyelesaikan hajatnya.” (Hadits Shahih, HR Abu Daud dan Ahmad).

Maksud hadits di atas adalah jika seseorang sedang mengunyah makanan atau sedang meneguk air maka hendaknya diteruskan sampai selesai.

Kedua: Jika dia tidak sedang mengunyah atau meneguk air, tetapi di dalam piringnya atau di dalam gelasnya masih  terdapat makanan atau minuman yang tersisa maka dalam hal ini dia harus menghentikan makan atau minumnya. Kalau dia tetap meneruskannya maka puasanya batal. Dalilnya adalah firman Allah Ta’alaa,

“Dan makan minumlah hingga terang bagimu benang putih dari benang hitam, yaitu fajar.” (Al -Baqarah: 187).

Ayat di atas menyuruh kita untuk berhenti makan sahur ketika datang fajar atau ketika terdengar adzan subuh. Perintah tersebut mengandung arti wajib. Jika dilanggar maka puasanya menjadi batal.

Sumber: http://www.ahmadzain.com/read/karya-tulis/392/sahur-tanya-jawab-puasa/