Tarawih Pada Akhir Malam

Pertanyaan:

Sebagian orang ada yang tidak mau shalat Tarawih langsung setelah shalat Isya’ karena menganggap bahwa shalat Tarawih lebih utama dilakukan pada akhir malam. Benarkah demikian?

Jawaban:

Sebenarnya dalam shalat Tarawih terdapat dua keutamaan:

Pertama: Keutamaan shalat Tarawih secara berjamaah bersama imam akan dihitung shalat malam secara penuh.

Kedua: Keutamaan shalat Tahajud pada malam hari, tepatnya di akhir malam.

Jika mampu menggabung dua keutamaan tersebut tentunya lebih baik. Yaitu melaksanakan shalat Tarawih (tahajud) berjamaah bersama imam di akhir malam hingga selesai.

Jika tidak mampu mengerjakan yang demikian, shalat Tarawih berjamaah bersama imam sampai selesai lebih utama dari shalat sendiri-sendiri di akhir malam. Dalilnya adalah sabda Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam,

مَنْ قَامَ مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ كُتِبَ لًهُ قِيَامُ لَيْلَة

“Barang siapa yang shalat (Tarawih) bersama imam sampai selesai, maka akan dihitung shalat malam secara penuh.” (Hadits shahih, riwayat Abu Daud, At-Tirmidzi , An-Nasa’i, Ibnu Majah )

Selain itu, shalat Tarawih secara berjamaah ba’da Isya merupakan syiar Islam yang harus digalakkan. Karena jika shalat Tarawih (tahajud) harus dikerjakan tengah malam atau di akhir malam, tentunya banyak masyarakat yang akan meninggalkan shalat Tarawih. Dengan demikian, menegakkan shalat Tarawih setelah Isya secara berjamaah di masjid-masjid akan menghasilkan maslahat yang lebih besar dalam masyarakat Islam. Wallahu A’lam.

Sumber: http://www.ahmadzain.com/read/karya-tulis/389/shalat-tarawih-tanya-jawab-puasa/