Bersin Terus-Menerus

Pertanyaan:

Jika ada orang yang bersin 5 kali berturu-turut, apakah wajib bagi saya untuk mendoakannya setiap ia bersin. Atau saya menunggu sampai bersin yang terakhir dan mendoakannya sekali saja?

Jawaban:

Alhamdulillah,

Pertama:

Mendoakan orang yang bersin jika mereka mengucapkan hamdalah hukumnya fardhu kifayah. Maksudnya jika salah seorang sudah mendoakannya maka gugurlah kewajiban yang lainnya. Jika tidak ada yang mendoakannya di antara yang mendengar ia berucap hamdalah, maka mereka semua berdosa. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radliyallahu ‘anhu, beliau berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

Lima hal yang diwajibkan kepada seorang muslim atas saudaranya; Menjawab salam, mendoakan saudaranya yang bersin (jika mereka mengucap hamdalah)……” (Riwayat Muslim, no. 4022)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah Rahimahullah berkata, “Sahabat-sahabat kami dan yang lainnya, mereka berbeda pendapat mengenai menjenguk orang yang sakit, mendoakan yang bersin, memulai salam, dan yang menunjukkan akan wajibnya hal-hal tersebut. Maka dikatakan bahwa semua itu fardhu (wajib) kifayah.” (Al-Fatawaa Al-Kubra, 1/443)

Kedua:

Jika lebih dari tiga kali maka tidak mendoakannya, tapi memohonkan kesehatan untuknya, sebagaimana yang diriwayatkan oleh Malik dalam kitab Al-Muwaththa’ (1521), dari Abdullah bin Abu Bakr, dari ayahnya, bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam,

Jika seseorang bersin, maka doakanlah ia, jika ia bersin maka doakanlah ia, kemudian jika ia bersin maka doakanlah ia, kemudian jika ia bersin maka katakalah, ‘Sesungguhnya kamu terkena flu.’

Abdullah bin Abu Bakr berkata, “Aku tidak tahu yang lebih dari tiga atau empat kali (bersin).”

Dan dari Salamah bin al-Akwa’ Radliyallahu ‘anhu ia berkata, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda,

Doakanlah orang yang bersin sebanyak tiga kali. Adapun jika ia bersin lebih dari tiga kali maka ia terkena flu.” (Riwayat Ibnu Majah, no. 3704. Dan dishahihkan oleh al-Albani)

An-Nawawi Rahimahullah berkata, “Jika seseorang bersin terus menerus, maka sunnahnya adalah mendoakannya setiap ia bersih, hingga mencapai tiga kali. Kami meriwayatkan dalam Shahih Muslim, dan Sunan Abu Dawud dan at-Tirmidzi, dari Salamah bin al-Akwa’ Radliyallahu ‘anhu, bahwasanya ia mendengar Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersama seseorang, kemudian orang tersebut bersin. Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berkata kepadanya, ‘Yarhamukallah.’ Kemudian orang tersebut bersin kembali, Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berkata kepadanya, “Laki-laki ini sedang terkena flu.” (Lafadz ini diriwayatkan oleh Muslim).

Adapun riwayat dari Abu Dawud dan at-Tirmidzi, mereka berdua berkata, Salamah berkata, “Seorang laki-laki bersin di
sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, dan aku menyaksikannya. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berkata, ‘Yarhamukallah.’ Kemudian ia bersin untuk kedua dan ketiga kalinya. Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam berkata, ‘Yarhamukallah, laki-laki ini terkena flu.’” At-Tirmidzi berkata, “Hadits ini Hasan Shahih.” (Kitaab al-Adzkaar, 1/273)

Syaikh al-Utsaimain Rahimahullah pernah ditanya. Apakah harus mendoakan seseorang setiap ia bersin, walaupun ia bersin berulang-ulang sebanyak tiga kali atau lebih?

Maka beliau menjawab, “Jika seseorang bersin tiga kali maka wajib untuk mendoakannya setiap kali ia bersin. Namun jika lebih dari tiga kali, maka katakan, ‘Semoga Allah memberimu kesehatan, karena itu adalah flu.” Atau katakan, “Semoga Allah memberimu kesembuhan, sesungguhnya kamu sedang terkena flu.” Bisa juga hanya dengan mengatakan, “Semoga Allah memberimu kesehatan.” Hal ini agar ia tidak kecewa, karena kita sudah mendoakannya, agar Allah memaafkannya dari maksiat yang pernah ia lakukan, atau dosa yang pernah ia kerjakan. Juga memberitahukan kepadanya bahwasanya kita telah memohonkan baginya kesehatan dan kesehatan dari penyakit tersebut.” (Liqaa al-Baab al-Maftuuh, no. 127)

Allahu a’lam

Sumber: https://islamqa.info/ar/170266