Sejarawan: Syiah Selalu Ingin Hancurkan Negara yang Bukan Imamah

Hidayatullah.com—Secara ideologis, Syiah selalu memiliki misi untuk menghancurkan negara yang tidak berdasarkan Imamah. Demikian dijelaskan Asep Sobari, MA, pakar sejarah Islam Insitute for the Study of Islamic Thought and Civilizations (INSISTS) dalam kegiatan kajian ‘Syiah Liberal Bersatu Hantam Islam’ di Bekasi, Ahad (13/10/2013).

Asep menjelaskan, Perbedaan syariat Syiah dan Islam sudah berbeda dari pemahaman akidah.

“Syiah mengkafirkan orang-orang yang tidak mau mendukung Imamah mereka,” jelas Asep dalam kegiatan yang diadakan oleh Indonesia Tanpa Jil chapter Bekasi ini.

Asep juga mengkritik orang-orang Sunni (Ahlus Sunnah wal Jamaah) yang mengatakan Sunni –Syiah sama. Menurutnya, orang Sunni seperti itu tidak paham apa definisi Ahlus Sunnah itu sendiri.

“Dia tidak paham apa itu Sunni dan apa itu Syiah,” jelasnya.

Menurutnya, jika ada dua alasan jika ada orang Sunni membela Syiah, pertama dia tidak memiliki ilmu. Sedang yang kedua, dia pasti punya kepentingan tersembunyi.

“Kedua, dia memang memiliki kepentingan tersembunyi,” jelasnya.*