Massa Membakar Gereja Bala Keselamatan, Setelah Seorang Ulama Dibunuh

muslimdaily.net – Massa yang marah membakar sebuah gereja di kota pelabuhan Kenya Mombasa, pada Jum’at 04/10. Kemarahan warga ini dipicu pembunuhan seorang ulama Muslim, kata polisi.

Saksi mata seperti dilaporkan AFP mengatakan seorang pengunjuk rasa ditembak dan terluka. Insiden dipicu setelah polisi bersenjata menggerebek sebuah masjid, dimana seorang ulama yang memimpin masjid tersebut dituding polisi mempunyai hubungan dengan pejuang Al Shabaab di Somalia. Gerilyawan Al Shabaab akhir bulan lalu melakukan serangan di pusat perbelanjaan Westgate di Nairobi yang menewaskan lebih dari 60 orang.

Kerusuhan juga dipicu setelah seorang pria bersenjata membunuah ulama populer di Mombasa bersama tiga rekannya saat sedang berkendara dengan mobil pada hari Kamis.

“Massa membakar gereja Bala Keselamatan dan kami sekarang sedang berusaha memukul mundur massa dengan gas air mata,” kata seorang perwira polisi senior.

Ulama yang dibunuh adalah Sheikh Ibrahim Ismail yang dipandang sebagai penerus Aboud Rogo Mohammad, seorang ulama yang dituduh berhubungan dengan Al Shabaab Somalia. Aboud dibunuh polisi pada Agustus 2012. Sedangkan Sheikh Ibrahim dibunuh polisi pada Kamis kemarin.

Umat Islam yang marah berkumpul di sekitar masjid Mombasa dan membakar ban yang mengakibatkan asap tebal pekat di sekitar masjid. Untuk membubarkan massa, polisi menembakkan gas air mata, namun massa balik melempari polisi dengan batu.

Mombasa adalah kota pelabuhan utama Kenya dan pusat wisata utama. Mombasa dikenal dengan turis yang sering datang untuk menikmati pantai berpasir putih Samudra Hindia.

Wartawan AFP di tempat kejadian pembunuhan ulama Sheikh Ibrahim mengatakan, mobil yang ditumpangi Sheikh Ibrahim bersama tiga rekannya hancur dan penuh lubang akibat tembakan. Beberapa selongsong peluru berserakan di sekitar mobil, menunjukkan bahwa serangan dilakukan dari jarak dekat. Sementara jenazah Sheikh Ibrahim Ismail berlumuran darah tergeletak di kursi belakang dengan teman-temannya.