Perbanyak Takbir di 10 Hari Pertama Dzulhijjah

Sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa 10 hari pertama bulan Dzulhijjah merupakan hari-hari yang utama. Pada hari-hari ini disyariatkan untuk memperbanyak dzikir kepada Allah ta’ala.

Allah ta’ala berfirman,

وَيَذْكُرُوا اسْمَ اللَّهِ فِي أَيَّامٍ مَعْلُومَاتٍ

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan” (al-Hajj [22] : 28)

Para ahli tafsir menafsirkannya dengan sepuluh hari dari bulan Dzulhijjah. Karena itu, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari tersebut.

Hal ini berdasarkan hadits dari Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhuma.

فأكثروا فيهن من التهليل والتكبير والتحميد

“Maka perbanyaklah pada hari-hari itu tahlil, takbir dan tahmid.” (HR. Ahmad).

Imam Bukhari rahimahullah menuturkan bahwa Ibnu Umar dan Abu Hurairah radliallahu ‘anhuma keluar ke pasar pada sepuluh hari tersebut seraya mengumandangkan takbir lalu orang-orang pun mengikuti takbirnya.

Dan Ishaq rahimahullah meriwayatkan dari fuqaha’, tabiin bahwa pada hari-hari ini mengucapkan,
الله أكبر الله أكبر لا إله إلا الله والله أكبر الله أكبر ولله الحمد

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaha Ilallah, wa-Allahu Akbar, Allahu Akbar wa Lillahil Hamdu

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Tidak ada Ilah (Sembahan) Yang Haq selain Allah, Dan Allah Maha Besar. Allah Maha Besar, segala puji hanya bagi Allah.”

Mari kita perbanyak takbir, tahlil, dan tahmid di hari-hari ini di sela-sela aktivitas harian kita, bisa sambil mengendarai kendaraan, sambil masak, sambil mengetik, dan aktivitas-aktivitas lainnya.

Semoga Allah senantiasa menuntun kita semua dalam keluhuran dan kasih sayang-Nya. Aamiin